Diantara pinti-pintu (jalan masuk setan ke dalam hati) yang besar ialah
- Marah dan syahwat >> Marah adalah malapetaka bagi akal. Jika
tentara yang bernama akal lemah, tentara setan akan menyerang. Selama
manusia masih marah, setan akan menjadikannya bahan mainan seperti
halnya anak kecil yang memainkan bola.
- Iri dan tamak >> Ketamakan akan membuat manusia buta dan
tuli. Sementara yang mampu mengetahui jalan masuk setan ialah cahaya
mata hati. Karena itu, apabila mata hati telah tertutup iri dan tamak,
ia tak lagi bisa melihat. Saat itulah, setan memperoleh kesempatan.
- Kekenyangan >> Meskipun makanan yang dimakan halal dan
bersih. Sebab, kenyang bisa menguatkan syahwat, sedangkan syahwat adalah
senjata setan.
- Tergesa-gesa dan tidak mengecek terhadap persoalan-persoalan
>> Rasulullah saw bersabda; "Tergesa-gesa berasal dari setan dan
berlahan-lahan berasal dari Allah" (HR At-Tirmidzi)
- Bakhil dan takut fakir >> Karena itu bisa mencegah infak dan
sedekah serta mengakibatkan penimbunan kekayaan dan siksa yang pedih.
- Fanatik terhadap suatu madzhab serta iri dan dengki terhadap musuh
dan memandang mereka dengan rendah dan hina >> Perkara tersebut
termasuk perkara yang menyebabkab rusaknya semua hamba dan orang fasik.
Pasalnya, memfitnah manusia dan sibuk menyebutkan kekurangannya
merupakan salah satu sifat yang terbentuk di antara sifat-sifat buas
dalam tabiat.
- Berprasangka buruk terhadap kaum muslimin >> "Hai
orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan),
karena sebagian dari prasangka itu dosa..." (Al-Hujurat ; 12)
Dr. Ahmad Farid dalam buku beliau "Gizi Hati"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar