Kamis, 10 November 2011
Surat Cinta Untuk Umi
umi… tak ada kata yang bisa kulukiskan untuk melukiskan sifatmu sifatmu yang sangat penyayang, pemaaf, dan sangat sabar engkau begitu tabah menghadapi semua cobaan yang menghadang lisanmu tak pernah berhenti memotivasiku seorang anak yang tidak berguna ini tanganmu tak lelah merengkuh tubuh anak mu, walaupun berkali-kali ia telah menyakitimu umi… dirimu selalu kusia-siakan saat kau ada dirimu selalu kusakiti tak lelah rasanya lisanku menyakitimu dengan kata-kata kasarku tak lelah rasanya mukaku menunjukkan hal yang tidak kau sukai tubuhku selalu malas saat diminta pertolongan umi… aku menyayangimu aku sangat menyayangimu bahkan jika Allah telah mentakdirkan kepergianmu maka aku berharap aku akan pergi lebih dahulu daripada dirimu umi… tangismu dapat menggoyahkan hatiku marahmu dapat memukul hatiku senyummu dapat membuatku puas dengan dunia tawa mu selalu membuatku bahagia umi… inilah anakmu yang mungkin tak pernah sekali pun berbakti yang sering menyakiti hati lembutmu yang sering membantah perkataanmu yang sering membuatmu mencucurkan keringat dan air mata umi… inilah sebuah goresan pena dari lisanku yang mungkin tak bisa kuungkapkan inilah sebuah curahan hati dari seorang anak tak berbakti
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar