Senin, 08 Agustus 2011
Aku Iri Padamu Ukhti
Aku Iri Padamu Ukhti....
Aku iri padamu wahai wanita shalehah
Dirimu begitu dirindukan para kekasih-kekasih Allah bahkan engkau begitu dibanggakan oleh yang menciptakanmu
Engkau disanjung dipenjuru dunia sebagai perhiasan paling indah
Keelokan parasmu tak hanya memancarkan panorama kecantikan yang ada pada wanita cantik pada umumnya
namun,,,
ada seberkas cahaya keimanan yang tak mampu tertutupi oleh ribuan debu yang berserakan dipinggiran kota
Jari jemarimu bagaikan kain sutra yang ketika disentuh ia begitu lembut
Lidahmu seakan terbuat dari butiran mutiara yang begitu mahal harganya
sehingga, ketika suara lembutmu terlontar maka pecahlah belantara ini
remuklah bebatuan yang mengeras dipinggir sungai
teduhlah hati yang kusam nan lusuh
Menatap matamu seperti tlah ada senyum meski tak menatap bibirmu
begitu indah dan lagi-lagi aku tak mampu menghuraikan kalimat takjubku pada sang pencipta yang mengadakan dirimu di bumi ini
subhaanallah....
Ketika para pria berbondong mengajukan proposalnya untukmu
engkau serahkan hidup matimu pada Kekasih sejatimu, Allah Azza Wa Jalla
dalam rangkaian istikharah yang hikmat engkau berlinang airmata memohon terbaik dari-Nya
Ku rasa kau akan mengalami kebingungan untuk memilih siapakah diantara mereka yang akan engkau pilih sebagai "imam"mu
karena begitu banyak proposal yang masuk,
dari yang biasa hingga yang luar biasa
namun,, sekali lagi engkau bukanlah aku! Hatimu teguh dan ku fikir dengan mudah Allah akan menjadikan hatimu jauh dari keragu-raguan
Disisi lain dengan penuh ketakutan diriku bertanya, akankah ada proposal dari sang shaleh yang diajukan padaku?
Sedangkan aku?
Aku hanyalah wanita, wanita biasa, tidak lebih dari itu!
Akankah kudapati.....
Ah!
Aku hanya ingin cinta yang hallal...dimata dunia juga akherat...
Ku titipkan airmata rinduku padamu wahai wanita shalehah
kapankah aku menjumpai sifat dan keistimewaanmu dalam diriku?
Dengan malu diri hina ini mengatakan bahwa,
Aku mengagumimu wahai ukhti.....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar